• Cekidot

    Yang Pulang ke Padaherang


    Yang dinanti akhirnya kembali, meski hanya berpulang nama. Kisah Eri Riyanto alias Syamsudin alias Ganang berakhir di Desa Karangmulya, Padaherang Ciamis. Diiringi keluarga dan para pelayat yang sesekali memekik takbir, jenazah akhirnya terbaring diam di sebuah makam di kebun keluarganya. Ia -terduga teroris- dimakamkan pada hari Rabu (30/1/2013), diantar tidak kurang dua ratus simpatisan mujahidin wilayah Jawa Barat, demikian dilansir Pikiran Rakyat.

    Berita tentang Eri sempat menjadi perbincangan warga Ciamis, menyentak dan mengagetkan. Eri ditembak Tim Densus 88 Polri saat berada di Masjid Nurul Afiat, kompleks RS Wahidin Sudirohusodo Makassar (4/1/2013). Terlepas dari pro kontra tentang dugaan keterlibatan dengan aksi terorisme, kenyataan pahitnya adalah empat orang anak kecil dan seorang lagi bayi dalam kandungan harus kehilangan ayah mereka.

    Eri alias Syamsudin di mata keluarga bukanlah teroris. Sebuah spanduk bertuliskan "Selamat Datang Syuhada Bukan Teroris" dipasang di tempat jenazah diterima pihak keluarga. Ibunya, Ny. Sadiah, terlarut dalam haru, apalagi sang anak konon sudah begitu lama tak pulang kampung.

    Istri Eri, yang sedang mengandung, menegaskan bahwa suaminya tidak pernah mengikuti latihan militer di luar negeri. Pada saat kejadian penembakan, suaminya tersebut baru saja melaksanakan shalat Dhuha di mesjid. Eri disebutnya hendak menjenguk temannya yang sakit.

    Terlepas dari pro kontra tentang dugaan keterlibatan dengan aksi terorisme, kenyataan pahitnya adalah empat orang anak kecil dan seorang lagi bayi yang masih berada dalam kandungan harus kehilangan ayah mereka.

    Sejarah

    Inspirasi

    Fiksi