• Cekidot

    Siapa Penguasa Galuh Pertama Yang Memeluk Islam?

    Nama Galuh identik dengan Ciamis, demikian pula sebaliknya. Keduanya bertalian secara erat dan menjadi bagian yang menarik untuk diperbincangkan. Perpindahan Galuh, dari kejayaannya di masa Hindu ke masa Islam, merupakan salah satu pertanyaan yang menarik untuk dicari jawabannya. Siapakah penguasa Galuh yang pertama kali memeluk Islam? Kapan terjadinya?

    Paling tidak ada dua sumber yang menyebutkan hal tersebut. Pertama, Dr. A. Sobana Hardjasaputra, sejarawan dan pustakawan pada Fakultas Sastra UNPAD, menyebutkan pada tulisannya, sebagaimana dikutip oleh berbagai situs online, bahwa: “Prabu Galuh Cipta Permana yang telah masuk Islam (semula beragama Hindu) menikah dengan puteri Maharaja Kawali bernama Tanduran di Anjung.” Artinya, Prabu Galuh Cipta Permana, atau mulanya disebut sebagai Ujang Ngekel, yang berkuasa pada tahun 1610-1618 di wilayah Garatengah (sekarang Cineam, Tasikmalaya), adalah penguasa Galuh pertama yang memeluk agama Islam. Pada saat itu, Galuh tinggal merupakan sebuah kabupaten/kadipatian di bawah kekuasaan Mataram. Perebutan Galuh, dikatakan pula oleh Sobana, berlangsung melalui kekerasan, berbeda dengan wilayah Sumedanglarang yang berjalan ‘damai’.

    Sumber kedua, tidak jauh berbeda isinya, adalah pendapat Djadja Sukardja (1999 : 12 - 6) seperti yang dikutip oleh situs 'Wisata Cijulang', yang menyebutkan bahwa Prabu Galuh Cipta Permana adalah Ratu Galuh yang pertama masuk Islam karena mangawini Tanduran Tanjung, putri Maharaja Mahadikusumah, penguasa Kawali yang beragama Islam. Kawali mulai tahun 1570 M sudah di bawah kekuasaan Cirebon yang beragama Islam. Dikatakan sumber yang sama, Galuh jatuh ke tangan Mataram pada tahun 1618, dan ditandai perubahan gelar pemimpin Galuh dari Ratu atau Sanghyang menjadi ‘hanya’ Adipati.

    Diperlukan penelaahan lebih jauh dari sumber primer sejarah yang mungkin tersedia, dan analisa para pakar yang berkompeten, untuk mengungkap lebih jauh segala aspek mengenai peralihan Galuh dari masa Hindu ke masa Islam tersebut.

    No comments:

    Sejarah

    Inspirasi

    Fiksi