• Cekidot

    Agenda Kegiatan Ciamis Sambut Hari Jadi


    Tanggal 12 Juni ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Ciamis berdasarkan Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ciamis tanggal 17 Mei 1972, Nomor: 22/V/KPTS/DPRD/1972. Penetapan tanggal tersebut mengacu pada peristiwa pindahnya ibukota Kabupaten Galuh dari Calingcing ke Barunay (sekarang Imbanagara) pada tanggal 14 Mulud tahun He (12 Juni 1642). Peringatan hari jadi, dengan demikian, pada tahun 2014 ini akan menginjak yang ke-372.

    Berbagai agenda kegiatan diselenggarakan dalam rangka menyambut tanggal istimewa tersebut. Berikut ini sebagian dari acara-acara yang diberitakan oleh Eman Suparman Sastrapraja, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disbudpar Kabupaten Ciamis.

    Kegiatan yang berlangsung di Cagar Budaya Astana Gede Kawali:

    • 30 Mei 2014
    • Dialog Budaya bersama budayawan dan seniman Tatar Galuh Ciamis, menghadirkan Dedi M., Bupati Purwakarta.
    • 31 Mei - 4 Juni 2014
    • Eskavasi Keraton Surawisesa bekas keraton Sunda Galuh Pakuan, cikal bakal Kerajaan Pajajaran bersama Prof. DR. Nina Lubis, dari Departemen Sejarah dan Filologi Unpad Bandung.
    • 2 - 3 Juni 2014
    • Jelajah Wisata Sejarah bersama Balai Kepurbakalaan dan Nilai Tradisi, Disparbud Propinsi Jabar.
    • 1 - 4 juni 2014
    • Pameran Krida Pertanian dan Pentas Seni Tradisional di Alun-alun Lnggawastu Kawali, diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis.

    Kegiatan yang berlangsung di Ciamis:
    • 4 - 18 Juni 2014
    • Pameran Pembangunan SKPD dan Pameran Ekonomi di jalan Koperasi, Ciamis.
    • 12 Juni 2014
    • Prosesi penyerahan Pataka dari Gedung Negara kepada DPRD Kabupaten Ciamis, dilanjutkan dengan sidang paripurna.

    2 comments:

    R Guy Lesmanasadu S said...

    Mohon agar sejarah Ciamis dikoreksi dengan jujur. Nama Galuh berubah menjadi Ciamis baru pada tahun 1915 atas desakan Belanda kepada Bupatinya saat itu dan sebaiknya nama Ciamis dikembalikan namanya menjadi Galuh dan nama-nama jalan dan daerah sebaiknya menggunakan nama-nama leluhur dan tokoh-tokoh dari daerah Galuh atau Ciamis. Banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat Ciamis maupun Nusantara bila hal-hal ini dilakukan. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang mudah bersyukur kepada Allah SWT dan tidak melupakan para leluhur, Ulama dan para pahlawan dari daerah sendiri. amin ya robbal alamin

    R Guy Lesmanasadu S said...

    nama jalan KH. Ahmada Dahlan dimana terletak situs Jambansari sebaiknya dirubah menjadi jalan R.A.A Koesoemadiningrat

    Sejarah

    Inspirasi

    Fiksi