• Cekidot

    Geliat Perajin Bungkus Ketupat dari Ciilat



    Kuliner lebaran warga Ciamis, sebagaimana di berbagai wilayah di nusantara, tak lepas dari kehadiran ketupat. Kupat (ketupat, bs. Sunda) bahkan dianggap sebagai sesuatu yang wajib ada untuk disantap bersama berbagai menu lainnya.

    Ketupat sendiri merupakan budaya kuliner yang konon dimulai sejak jaman walisongo menyebarkan ajaran Islam di Tanah Jawa. Kuliner khas ini bahkan tetap membudaya di wilayah Panawangan, Ciamis utara, meski di luar saat lebaran.

    Pembuatan ketupat lebaran membutuhkan kehadiran bungkusnya yang terbuat dari daun kelapa dan dianyam dengan keterampilan tertentu. Meski tak daoat dikatakan sulit, namun keterampilan ini juga bukan hal yang semua orang dapat menelateninya.

    Kehadiran para perajin yang membuat bungkus ketupat yang disebut 'urung' dalam bahasa lokal, menjadi penentu tersajinya kuliner lebaran yang membawa kebahagiaan keluarga. Anda pecinta kuliner Ciamis yang membutuhkan urung, dapat membeli bungkus atau sarung ketupat tersebut di pasar, atau penjual yang sering bermunculan menjelang hari raya.



    Abeel Febrian, seorang pelaku bisnis 'urung' yang tahun ini ikut mempromosikan produk kampung halamannya di laman facebook Kuliner Ciamis, mengaku dapat mengirim hingga 10.000 ikat bungkus ketupat, tergantung besar kecilnya jumlah pesanan yang biasanya berubah-ubah tiap tahunnya.

    Pemuda yang mampu menangkap peluang dengan memanfaatkan potensi alam di desanya tersebut, didukung tenaga kerja setempat mampu mengirim ribuan 'urung' hingga ke luar wilayah Ciamis, tergantung permintaan.

    Harga bungkus ketupat yang ditawarkannya cukup terjangkau, Rp. 5.000 untuk sepuluh ikatnya. Ia kini sudah memanfaatkan media sosial dan fitur komunikasi smartphone untuk mendukung usaha musiman ini.

    "Alhamdulillah, landong kesel (pengobat kejenuhan)...," ujarnya menggambarkan aktivitas para perajin menyusun urung yang hanya berdaya tahan singkat (sekitar dua hari) tersebut. Membuat 'urung' ketupat dapat mengisi waktu luang para perajinnya sembari 'ngabuburit'.

    Pecinta kuliner Ciamis yang berminat atas produk 'urung' dari Ciilat, Sukadana, Ciamis, ini dapat menghubungi Abeel di saluran Whatsapp 085211233265 atau melalui akun facebook-nya.

    No comments:

    Sejarah

    Inspirasi

    Fiksi