• FYI

    14 November 2018

    Erik: Lestarikan Colok Gembrung, Kuliner Asli Tatar Galuh!


    Hari masih pagi ketika para pengunjung mulai berdatangan, dan semakin ramai, di area pasar subuh Ciamis. Area tersebut sejatinya jalan menuju ke arah terminal, tetapi para pedagang menggelar dagangannya di trotoar dan bagian tertentu yang tersedia.

    Erik (30), demikian ia memperkenalkan diri, sudah hadir sejak pukul 5.30 pagi. Ia membawa jajanan khas Ciamis yang menjadi salah satu ikon kuliner Tatar Galuh: colok gembrung.

    Lelaki penuh semangat yang tinggal di kawasan Maleber tersebut mengaku bangga berjualan colok gembrung. Baginya, menjual kuliner khas tersebut bukan hanya dilakoni sebagai ikhtiar mencari keuntungan.

    “Ini kan melestarikan kuliner asli Tatar Galuh,” ungkapnya. Colok gembrung memang sudah diakui secara resmi sebagai salah satu warisan budaya nasional yang berasal dari Kabupaten Ciamis.

    Erik merupakan generasi ke-4 pembuat dan penjual colok gembrung. Ibunya pun masih aktif berjualan, tetapi berbeda dengannya, Sang Ibu berjualan di Pasar Lebak atau Pasar Siang.

    Erik mengaku dagangannya biasanya sudah habis terjual pada sekitar pukul 7.30 pagi. Harga yang ditawarkannya memang cukup terjangkau, cukup Rp. 5.000 rupiah sudah mendapat sepuluh tusuk colok gembrung. Tak jarang, ada pula yang membeli seharga hanya Rp. 3.000 saja, tetap dilayaninya sepenuh hati. Selain boleh menentukan jumlah pembelian, pembeli juga dapat memilih dibungkuskan colok gembrung tanpa tusuknya.


    Erik mengaku menjual colok gembrung hanya dari pagi sampai siang hari saja. Colok gembrung sendiri memang termasuk makanan yang tidak tahan lama, mudah basi karena menggunakan bumbu tanpa bahan pengawet, sehingga harus dihabiskan segera.

    Senada dengan semangatnya yang tinggi dalam melestarikan colok gembrung sebagai warisan budaya Tatar Galuh, Erik juga ikut aktif berkegiatan dalam komunitasnya, Sawala Kebangsaan Budaya Galuh. Ia juga bahkan mengaku memiliki kelompok musik “Gembrung Band”, yang sudah tayang di channel YouTube, panggung berekspresi di jaman kekinian.

    Nah, sudahkah semangat colok gembrung menular ke segenap jiwa di Tatar Galuh? Jika Anda berkunjung ke Pasar Subuh, silakan cari Kang Erik atau penjual colok gembrung lainnya.

    Belilah dalam porsi secukupnya sebagai andil sederhana dalam memberdayakan ekonomi rakyat. Nikmati rasa khas colok gembrung yang istimewa. Lantas, resapi semangat dan rasa cinta warisan budaya leluhur Tatar Galuh yang masih hidup ini, di dalam setiap kunyahannya.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi