Keberadaan tiang listrik dan kawan-kawan sesama tiang lainnya di samping pos polisi pertigaan Kodim Ciamis, jalur nasional Ciamis-Banjar, menjadi perhatian warga pengguna jalan, khususnya mereka yang sering keluar-masuk dari Gang Cilulut-Citapen, Kertasari, Ciamis.
Pasalnya, tiang-tiang tersebut jumlahnya cukup banyak, berkerumun akrab dan berdekatan, tak menghiraukan perbedaan latar belakang, apakah tiang listrik, telpon atau provider WiFi. Semua berdiri cukup rapat, dan bahkan ditambah oleh tiang papan proyek pekerjaan umum.
Kondisi tersebut membuat hambatan pandangan bagi pengendara dari arah Gang Cilulut-Citapen yang akan masuk ke jalan raya jalur Ciamis-Banjar. Terlebih lagi, jika warga ingin menyeberang ke kanan untuk menuju ke barat (arah ke Ciamis).
"Tiang-tiang itu menghalangi pandangan kalau kita mau menyeberang ke jalan. Mudah-mudahan ada perhatian dan pembenahan ke depannya dari instansi terkait," ujar Farhan, seorang warga yang biasa melintasi jalur tersebut.
Ia berharap ada solusi atas permasalahan tersebut, agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama menyangkut keselamatan jiwa para pengguna jalan. Keresahan warga, ungkapnya, karena saat menyeberang ada potensi terjadinya kecelakaan yang disebabkan pandangan yang kurang jelas.
Mulut gang yang menuju Cilulut-Citapen terletak di pinggir jalur Ciamis-Banjar yang cukup ramai, dan sebagian kendaraan melaju dengan kecepatan kencang. Jika pandangan ke kiri-kanan lebih jelas, diharapkan kendaraan dapat menyeberang dengan lebih aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas di perempatan dan pertigaan sudah cukup sering terjadi, dan kerap pula menyebabkan terjadinya korban jiwa. Pada beberapa kejadian, kecelakaan dapat diduga disebabkan oleh terbatasnya daya pandang pengemudi atas kondisi lalu lintas di persilangan jalan.
Source: @mfarhanfrr_
Editor:@ciamisnulis


Tidak ada komentar:
Posting Komentar