Harapan AV (23), warga Rancah Ciamis, untuk menonton pertandingan sepak bola laga kandang PSGC Ciamis versus PSMS Medan pada hari Sabtu (31/10/2026) di Stadion Galuh Ciamis, berujung kekecewaan. AV menjadi korban tindakan penipuan pada saat berusaha memperoleh tiket VIP untuk dua orang, dan kehilangan uang sebesar Rp250.000 dalam kejadian ini. Pengalaman tidak menyenangkan ini dialaminya usai tergiur oleh penawaran di luar jalur resmi.
Peristiwa penipuan ini bermula dari komentar AV pada postingan salah satu media sosial tentang persiapan laga kandang Pegadaian Championship antara PSGC melawan PSMS. Ia menanyakan info tentang tiket VIP untuk 2 orang yang langsung disambut jawaban dari akun lain, mengarahkan pada komunikasi via WhatsApp (WA) dengan akun yang menggunakan nama fans club.
Lewat percakapan via WA tersebut, AV diberitahu bahwa pembelian tiket umum hanya tinggal tersisa via transfer, dan diminta untuk mengisi data untuk mendapatkan 2 tiket VIP. Data yang diisi meliputi nama sesuai KTP, alamat gmail aktif, kategori dan jumlah (tiket) yang dipesan, serta bukti pembayaran.
AV kemudian melakukan pembayaran melalui transfer sebesar Rp250.000 pada hari Kamis (29/10/2026) pukul 21.13 WIB kepada pihak ‘penyedia tiket’. Ia menerima jawaban berupa ucapan terima kasih dan tiket akan diproses segera.
Namun, hingga hari Jumat (30/10/2026) pukul 6.46 WIB, pihak yang menjanjikan tiket tidak memberikan kabar apa-apa. Saat AV berusaha menelepon nomor tersebut, ternyata juga tidak diterima atau dijawab.
“Saya bingung, tolong kejadian ini dipublikasikan agar diketahui panpel dan warga Ciamis,” ucap AV saat menghubungi CIAMIS.info. Ia juga khawatir banyak korban lainnya yang terlanjur tergiur oleh penawaran tiket ini.
“Saya juga sudah membuat laporan ke Polres, biar tidak ada lagi korban,” imbuhnya.
Menurut AV, selain menimpa dirinya, ternyata ada kabar bahwa teman pacarnya juga mengalami kejadian serupa, dan menjadi korban penipuan dengan modus yang sama. Nilai kerugiannya juga sama, Rp250.000 untuk dua tiket VIP.
AV berharap kejadian ini tidak terulang lagi di masa depan. Sementara itu, dalam berbagai kesempatan pihak panitia pelaksana pertandingan mengimbau masyarakat Tatar Galuh yang ingin menyaksikan pertandingan Laskar Singacala untuk selalu menggunakan jalur pembelian tiket yang resmi, baik secara daring mapun luring.
Editor: @ciamisnulis


Medsos