Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akrab disapa KDM atau ‘Bapa Aing’, menyatakan perlintasan kendaraan sepeda motor yang kini berlaku dua arah di Jembatan Cirahong dalam keadaan relatif lancar dan tidak perlu diatur lagi.
“Dua motor berpapasan, relatif lancar di Cirahong. Saya lihat lancar, nggak ada masalah,” ucapnya saat meninjau langsung ke Jembatan Cirahong, Kamis (9/4/2026).
Video kunjungan KDM ke Jembatan Cirahong tersebut diunggah pada akun Instagram @dedimulyadi71 dan mendapat sambutan positif dari warganet. Tak kurang 78.000 tanda suka sudah dibubuhkan pada postingan tersebut, dan mendapatkan tiga ribuan komentar, serta dibagikan lebih dari 1.400 kali.
“Aman tuh, lancar,” imbuh KDM saat membuktikan sendiri kendaraan roda dua berpapasan di atas jembatan legendaris yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1893 tersebut.
Saat melaksanakan sidak, Gubernur Jabar didampingi Kepala UPTD Wilayah IV Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat, yang di antaranya meliputi wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar.
KDM menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan perbaikan lantai jembatan dengan menggunakan dana provinsi senilai hampir 1 miliar rupiah. Kayu untuk lantai tersebut didatangkan secara khusus, sesuai rekomendasi yang diterima.
“Kayunya dari Sumatra, berdasarkan rekomendasi dari PT KAI. Kemudian sekarang sudah dipasang lampu di atasnya, (jumlahnya) 26, (tapi) saya minta pasang jadi 30,” imbuh Gubernur Jabar.
Tahap selanjutnya, menurut KDM, akan dilakukan pengecatan yang saat ini prosesnya sedang mengajukan izin terlebih dahulu ke provinsi. Hal lainnya, akan dilaksanakan pula pemasangan lampu yang indah di jembatan tersebut. KDM mengungkap, sudah menghubungi Direktur PT KAI dan ia menyatakan ‘oke’ sebagai isyarat bahwa semua pengerjaan akan berjalan lancar.
“(Jembatan) ini akan menjadi sesuatu (nantinya),” tambahnya.
Terlihat di kolom komentar, kehadiran langsung Gubernur Jawa Barat ke Jembatan Cirahong dinilai warganet merupakan bukti respon cepat dan kerja nyata pemimpin Jawa Barat yang satset menyelesaikan persoalan di tengah-tengah masyarakat.
Sebelumnya, Jembatan Cirahong sempat menarik perhatian publik secara luas setelah munculnya video viral yang menarasikan dugaan pungli di mulut jembatan penghubung Ciamis-Tasikmalaya tersebut. Postingan video dari akun-akun besar, yang sebagiannya kemudian di-takedown tersebut, menimbulkan pro-kontra di kalangan warganet.
Pasalnya, sebagian pihak menganggap tuduhan pungli tersebut tidak benar, dan pemberian kepada para penjaga bersifat sukarela. Namun, ada pula pihak-pihak yang mendukung pemberhentian para relawan penjaga tersebut.
Akibat ramainya pemberitaan tentang dugaan pungli, para penjaga perlintasan akhirnya diberhentikan berdasarkan kesepakatan berbagai pihak terkait, termasuk pihak kepolisian dan pemerintah desa setempat. Kini, jembatan tersebut bisa dilalui tanpa adanya penjaga di kedua mulut jembatan.
Editor: @ciamisnulis

Medsos