• Ads

    19 Oktober 2026

    Maling Nekat Gondol Durian di Alinayin, Pemilik Warung Alami Kerugian Satu Jutaan


    Warga di sekitar kawasan Alinayin, Desa Jelat, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Hal ini berkaitan dengan telah terjadinya tindak pencurian yang menimpa rumah warga setempat, sekaligus tempat usaha, pada beberapa hari ke belakang.

    "Mohon (warga) diberi peringatan, di Jalan Alinayin sedang rawan maling, sudah dua kali terjadi di sini," ujar Indah (22), salah seorang warga setempat, sekaligus pemilik usaha Warung Duren Alinayin di jalur nasional Ciamis-Cirebon tersebut.

    Ia menyebut, telah terjadi pencurian tabung gas pada hari Rabu (14/10/2026) yang terjadi di warung nasi dekat rumahnya. Ironisnya, pada Sabtu (17/10/2026) giliran lokasi warungnya yang disatroni maling. Kedua lokasi kejadian ini posisinya berseberangan, terpisah oleh jalan raya Ciamis-Cirebon, tepatnya di pertigaan Icakan yang termasuk ke wilayah RT 01 RW 05, Desa Jelat, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

    “Sebelumnya, ada yang kehilangan tabung gas di warung nasi, terus hari Sabtu jam 2 malam saya yang kemalingan durian untuk dijual. Padahal, durian disimpan di dalam bak mobil, posisinya di depan rumah,” imbuh Indah.

    Menurut Indah, kondisi awal bak muatan mobilnya penuh dengan durian, sampai ke bagian pinggir, dan kondisinya tertutup kain terpal. Namun, saat dibuka keesokan harinya, ternyata bagian pinggir bak muatan tersebut jadi kosong. Ia menyebut, pencurian buah durian untuk jualan warungnya tersebut menyebabkan kerugian sampai sekitar satu juta rupiah.

    “Ada orang bilang dia melihat pelakunya sekitar jam 2 dini hari, diduga kondisinya mabuk, kurang lebih 4 orang. Kalau yang kemalingan gas, katanya (pelakunya) 1 orang, pakai motor beat hitam, perginya ke arah Ciamis,” tutur Indah.

    Ditambahkannya, kondisi warung atau rumahnya biasanya aman-aman saja. Kalaupun dulu pernah terjadi kemalingan di warung seberang jalan, saat itu pelakunya tertangkap.

    Indah berharap kejadian ini tidak terulang lagi, karena sangat merugikan para pemilik usaha di jalur Alinayin. Diakuinya, pencurian barang dagangan yang dialaminya ini juga telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri. “Takut ada kejadian lagi,” pungkasnya.

    Kontributor: @indh.lst_
    Editor: @ciamisnulis

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi