• FYI

    30 April 2021

    Mengenal Rendos, Kuliner Khas Cikoneng Ciamis nan Jos Gandos


    Bulan Ramadan tak hanya menghadirkan suasana religius dan penuh nuansa spiritualitas bagi umat Islam, tetapi juga menjadi kesempatan tersendiri untuk tampilnya berbagai hal yang tak dapat ditemukan dengan mudah di bulan-bulan lainnya.

    Bukan hanya munculnya rutinitas sahur, buka dan tarawih yang terasa istimewa, terdapat pula berbagai pernak-pernik Ramadan lainnya yang khas, dan sebagiannya hanya bisa didapatkan di bulan suci ini. Salah satu di antaranya adalah kehadiran berbagai kuliner khas yang tidak ada, atau sulit ditemui, di bulan-bulan lainnya. Kuliner khas tersebut kerap menimbulkan kerinduan tersendiri bagi para penyukanya.

    Warga Cikoneng, Ciamis, Jawa Barat, misalnya, di bulan Ramadan menjadi lebih mudah menemukan salah satu kuliner khas yang hanya ada wilayah ini, yang bernama 'rendos'. Makanan ini belum diketahui pasti sejak kapan kemunculannya di wilayah Cikoneng, maupun siapa yang pertama kali membuatnya.

    Nurlaila, warga setempat, mengaku sudah menemukan makanan jadul tersebut sejak lama, pada setiap bulan Ramadan.

    "Waktu saya masih kecil pun rendos sudah ada di warung-warung penjaja makanan khas bulan puasa di daerah Cikoneng," ungkapnya pada CIAMIS.info.

    'Rendos' merupakan kuliner unik yang terdiri atas soun (mie yang terbuat dari tepung sagu atau aci kawung), tauge, mentimun dan kerupuk (yang paling enak memakai oyek). Bahan-bahan tersebut dicampur dengan diberi paduan bumbu kencur, kacang tanah goreng, garam, gula, cengek (cabe rawit) dan oncom.

    Makanan ini, tutur Nurlaila, sangat tepat untuk dikonsumsi setelah takjil atau berbuka puasa dengan yang manis-manis. Semakin mantap lagi jika 'rendos' tersebut ditambah dengan bala-bala hangat.

    Kuliner khas 'Rendos' kini dapat ditemukan di beberapa tempat di wilayah Cikoneng. Tria Nurawalia, warga Cikoneng lainnya, merekomemdasikan salah satu tempat di antaranya.

    "Ini kuliner khas yang dapat ditemui setiap hari di Pasar Saptu, Cikoneng," tuturnya.

    Senada dengan Tria, ia menyatakan bahan utama 'rendos' terdiri atas Soun Kawung, Kurupuk Sangrai, Bonteng (mentimun), dan tauge.

    Ditambahkannya, satu porsi 'rendos' dapat diperoleh dengan harga Rp. 5.000 saja, atau cukup terjangkau oleh kantong masyarakat. Tak heran, 'rendos' yang rasanya amat raos dan jos gandos ini cukup merakyat dan menjadi kuliner favorit masyarakat setempat.

    Kontributor: @trianurawalia, @rumah_jahit_katumbiri
    Penulis: @ciamisnulis
    Editor: @ciamis.info

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi