• FYI

    05 Oktober 2022

    Remaja Ciamis Lolos dari Upaya Perampokan, Para Pelaku Bermodus Pura-pura Kecelakaan dan Libatkan Anak Kecil


    Disclaimer: Tulisan yang Anda baca ini merupakan kiriman warganet berdasarkan penuturan korban, tetapi detail peristiwa belum terkonfirmasi. Penutur pertama dan pihak keluarga memilih tidak melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwenang. Kontributor mengirimkan informasi ini semata-mata agar menjadi bahan perhatian dan kewaspadaan warga lainnya.

    Warga Tatar Galuh yang kebetulan masih beraktivitas sampai malam hari sebaiknya lebih berhati-hati dan ekstra waspada saat melakukan perjalanan seorang diri, terutama jika melalui daerah yang sepi. Pengalaman buruk yang dituturkan salah seorang warga ini patut mendapat perhatian dan menjadi peringatan bagi semua.

    RR, seorang remaja Ciamis yang masih berstatus sebagai pelajar SMA, sedang melaju pulang sendirian di Jalan Benteng pada hari Senin malam (3/10/2022) sekitar pukul 22.00 WIB, dengan mengendarai sepeda motornya. Ia tetap melanjutkan perjalanan dari arah Alun-alun Ciamis ke daerah Benteng, Kecamatan Ciamis, meskipun malam itu sedang turun gerimis.

    Saat RR akan melewati sebuah gang yang lokasinya terletak sebelum SDN 1 Benteng, tiba-tiba ia melihat seorang ibu-ibu yang sepertinya jatuh dari motornya, dengan posisi kaki berada di atas jok. Tampak pula di dekat ibu-ibu tersebut ada seorang anak kecil berusia kira-kira 5 tahun. Ketika RR mendekat, perempuan tersebut melambaikan tangan meminta pertolongan.

    Secara spontan, RR berniat melihat lebih dekat kondisi perempuan yang tampak seperti habis jatuh tersebut. Ia kemudian berhenti dan turun dari sepeda motornya, dengan tetap menyalakan mesin dan hanya distandarkan. Namun saat itu pula tiba-tiba muncul tiga orang laki-laki yang entah tadinya bersembunyi di mana, dan kemudian berusaha mendekat ke arah RR dengan gestur mengancam dan membawa golok.

    Karena posisi ketiga orang yang baru muncul tersebut masih agak jauh, RR langsung berlari kembali ke motornya yang tetap dalam posisi menyala, dan tancap gas melarikan diri dari lokasi. Dua orang yang berboncengan memakai NMAX sempat menyusul dan salah satu laki-laki mencoba mencengkeram RR, sehingga sempat terjadi tarik-tarikan lengan.

    RR berhasil melepaskan diri dan mencakar salah satu laki-laki hingga ada sisa kulit yang menempel pada kukunya. Ia juga menendang motor NMAX yang dikendarai pelaku hingga mereka terjatuh. Saat itu, ternyata ibu-ibu yang tadi pura-pura terjatuh juga ikut mengejar RR menggunakan sepeda motor Beat, dan membonceng seorang laki-laki di belakangnya yang memegang golok. Namun, tak lama kemudian pengejaran berhenti atau tidak dilanjutkan oleh si pelaku perempuan dan kawannya.

    Kejadian menyeramkan ini kemudian diceritakan RR kepada ibunya, dalam kondisi masih syok dan sambil menangis. Ibunya yang sangat kaget, kemudian mendengarkan penuturan anaknya, setelah sempat minta waktu untuk menenangkan diri dulu. Ketika disarankan oleh kontributor CIAMIS.info untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, sang ibu memilih tidak melakukannya.

    “Yang penting selamat aja, tidak ada yang hilang. Kuatir anak saya nanti takut kalau ditanya-tanya polisi, takut panjang urusan,” tutur sang ibu.

    Kejadian ini cukup mengejutkan, dan tergolong modusnya baru terjadi di wilayah Ciamis. Diduga pelaku akan melakukan perampasan pada kendaraan motor yang dibawa korban, tetapi gagal. Dengan adanya kejadian ini, masyarakat dihimbau untuk waspada jika melihat kejadian serupa, yakni modus pura-pura terjatuh dari motor dan meminta pertolongan. Jika kejadian ini terlihat di lokasi sepi, ada baiknya mencari dulu bantuan pertolongan dari pihak lain, jangan turun sendirian.

    Kontributor: anonim
    Editor: @ciamisnulis

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi