• Ads

    15 Desember 2025

    Tak Menyerah karena Pernah Gagal, Danar Andhika Rohimat Jadi Satu-satunya Taruna AAL 2025 Perwakilan Kabupaten Ciamis


    Benarkah generasi kekinian yang kerap disebut sebagai Gen-Z dan Generasi Alpha punya kecenderungan untuk gampang menyerah? Anggapan demikian cukup sering terdengar, dan masih tetap mengundang perdebatan. Namun, anak muda dari Ciamis ini punya cara sendiri untuk membuktikan kekuatan tekadnya dalam meraih pencapaian.

    Kisah Danar Andhika Rohimat (20) dalam menggapai cita-citanya menjadi taruna Akademi TNI, menjadi pembuktian pepatah lama “failure is a delayed victory, don’t give up because giving up means no victory! ” yang patut menjadi contoh dalam kehidupan nyata. Pengalamannya patut menjadi teladan bagi generasi muda Tatar Galuh maupun di mana saja.

    Danar, alumnus SMAN 1 Ciamis tahun ajaran 2023/2024 memang sempat mengalami kegagalan saat menempuh proses panjang mengikuti rekrutmen taruna Akademi TNI pada tahun 2024. Pemuda yang sempat menjadi Ketua 2 pada kepengurusan OSIS di sekolahnya tersebut akhirnya gagal masuk, padahal sudah berada di Magelang dan menjalani proses akhir.

    Danar saat itu sudah tersaring dari ribuan peminat Akademi TNI dari seluruh Nusantara. Namun, harapannya kandas karena dinyatakan gagal pada tahap Pantukhir Pusat Penerimaan Taruna Akademi TNI TA 2024. Penyebabnya, terdapat hasil pengukuran parameter kondisi tubuh yang tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan. Sedemikian ketatnya seleksi, Danar harus menerima kenyataan tak dapat menjadi taruna pada saat itu.


    Sebenarnya, selepas itu Danar diberi kesempatan untuk langsung lolos masuk bintara tanpa seleksi lagi, karena sudah lolos seleksi Akademi TNI sampai pusat, sehingga kapasitasnya sudah sangat terpilih. Ia juga diberi pilihan lain untuk masuk pendidikan penerbang TNI (pilot TNI). Tawaran-tawaran tersebut ditolaknya dengan halus, karena ia bersikeras untuk mencoba daftar lagi untuk menjadi taruna akademi militer pada tahun berikutnya (2025).

    Jumat, 28 November 2025, anak bungsu dari empat bersaudara ini akhirnya membuktikan kapasitasnya. Bersama ratusan calon lainnya, Danar dilantik secara resmi menjadi taruna AAL tahun 2025 melalui prosesi Wisjur (Wisuda Jurit) bertempat di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

    Danar termasuk di antara 713 Prajurit Taruna Akmil, 350 Prajurit Taruna AAL, 210 Prajurit Taruna AAU, dan 348 Bhayangkara Taruna Akpol yang dilantik pada kesempatan tersebut. Tak hanya dirinya, keluarga besarnya pun turut larut dalam kebanggaan dan kebahagiaan melihat kesuksesan Danar meraih cita-cita yang sempat tertunda.

    Satu-Satunya Taruna AAL Perwakilan dari Kabupaten Ciamis

    Keberhasilan Danar merupakan perwujudan impiannya yang terpatri sejak kecil. Meski orang tuanya bukan anggota militer, tetapi terdapat sosok kakek dan pamannya yang memberi inspirasi baginya untuk memilih mengabdikan hidup sebagai prajurit TNI. Putra dari pasangan Amat Rohimat (alm) dan Ningrum Kania, warga Dusun Lengkong, Desa Pusakasari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, tersebut tetap tegak berdiri memegang teguh harapannya tersebut.

    Tak hanya menjalani semua tahapan perjuangan sampai ke tahap akhir penilaian, Danar juga ternyata memilih tantangan yang berbeda. Meskipun pamannya bertugas di Angkatan Darat, ia lebih memilih matra laut sebagai jalan hidupnya. Bersama teman-teman seangkatannya, Danar dilantik sebagai taruna dan akan menjalani pendidikan sebagai calon perwira di AAL (Akademi Angkatan Laut) TNI di Surabaya, selama 3 tahun ke depan.

    Diketahui, berdasarkan informasi sementara yang CIAMIS.info terima sejauh ini, hanya terdapat dua orang perwakilan dari Kabupaten Ciamis yang dilantik menjadi taruna Akademi TNI pada tahun 2025. Salah seorangnya, yakni Danar yang memilih matra laut atau masuk AAL di Surabaya. Sedangkan seorang lagi masuk sebagai taruna matra darat atau Akmil di Magelang.

    “(Memilih AL) karena ingin punya pengalaman berbeda katanya, dan dia juga sering sharing dengan kakak kelasnya dari SMAN 1 Ciamis, di matra AL itu sepertinya lebih seru,” ungkap Dinar.

    Perjuangan Danar meraih cita-citanya masih berlanjut, dan jalan panjang pengabdian bagi Ibu Pertiwi akan menanti di hadapan. Namun, langkah-langkah yang sudah dijalaninya selama ini akan menjadi inspirasi. Gagal kemarin, bukan berarti akan gagal terus. Kelak, seragam kebanggaan itu menjadi pernyataan “Itu dia…, putra pelosok Ciamis yang dulu hampir menyerah, tapi memilih bangkit.”

    Source: @arnikadinar52
    Editor: @ciamisnulis

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi