Akhir tahun 2025 semakin mendekat, hanya tinggal hitungan jam saja, dan 2026 akan segera datang. Dua belas bulan yang penuh warna menjadi proses pendewasaan bagi setiap jiwa yang sedang tumbuh dan berkembang. Bagi talenta muda asal Ciamis, Ibrahim Habib Al-Azzam (11) yang akrab disapa Baim, tahun ini menyimpan berbagai pembelajaran penting yang tak ternilai harganya. Semuanya menjadi bekal berharga untuk terus maju dan berkembang di masa depan.
Hingga penghujung bulan Desember 2025, Baim masih memenuhi agenda kegiatan yang sudah terjadwal baginya. Selain menjadi talent pada peragaan busana, siswa kelas 6 SD Negeri 7 Ciamis tersebut didapuk menjadi bintang tamu pada ajang pemilihan mojang jajaka alit yang akan menjadi penerus dirinya.
Acara bertajuk “Pasanggiri Moka Alit & Remaja dan Model Batik Kreasi Tahun 2025 Kabupaten Ciamis” tersebut digelar pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Baim tampil sebagai guest star pada acara yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-97.
Bagi Baim, penampilannya pada lomba yang bertema "Tampil Beda, Berkarya dan Berprestasi" tersebut sekaligus menjadi napak tilas dirinya yang pernah meraih Jajaka Alit Kabupaten Ciamis pada tahun 2023.
Selain tampil berbagi pengalaman dalam kapasitasnya kini sebagai Jajaka Alit Jawa Barat 2025, Baim juga menunjukkan kemampuannya memainkan biola di depan para hadirin. Usai mengisi acara, momen istimewa muncul di belakang panggung, karena Baim berkesempatan bertemu lagi dengan pelatih model yang pernah membimbingnya, Rama Adhitya.
Semua bimbingan yang pernah didapatkan Baim, keseluruhan proses itulah yang menempa dirinya untuk tampil dari panggung lokal hingga internasional. Rasa terima kasih diwujudkan Baim dengan menampilkan potensi terbaik pada setiap perform yang dilakukannya.
Kesempatan pamungkas Baim pada penghujung tahun 2025 datang dalam gelaran “Indonesia Fashion Runway” yang digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di Museum Mandiri Jakarta. Acara yang menghadirkan para desainer dan brand lokal ini merupakan event istimewa yang digelar untuk memperluas eksposur dan pertumbuhan ekonomi kreatif di level nasional.
Baim tampil bersama para model remaja lain membawakan busana eksklusif berkonsep “fashion art musical” hasil garapan Naeos By BoyBarja. Ini adalah kebersamaan Baim yang kesekian kalinya bersama desainer Boy Barja, perancang busana yang sudah malang melintang berkiprah di dalam dan luar negeri.
Manajer sekaligus ibunda Baim, Lusi Susilawati, menyebut tahun 2025 adalah pengingat bagi putra kebanggaannya bahwa prestasi bukanlah tujuan akhir.
“Jangan terlalu cepat puas dengan apa yang sudah diraih. Baim harus terus belajar, memperbanyak pengalaman, dan menguatkan proses, karena pengalaman adalah guru terbaik, dan juara hanyalah bonus dari perjalanan yang dijalani dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya pada CIAMIS.info.
Ia menyebut, ke depannya sebenarnya masih banyak agenda yang dihadapi Baim, di antaranya beberapa show seperti Indonesia Fashion Week, JF3 Fashion Festival, dan Jember Fashion Carnival. Namun semua itu masih belum diputuskan secara pasti, mengingat sebentar lagi Baim menghadapi ujian akhir dan akan melangkah masuk SMP. Sebagai ibu sekaligus manajer, ia harus memutuskan langkah terbaik untuk kepentingan putranya.
Editor: @ciamisnulis


Tidak ada komentar:
Posting Komentar