• Ads

    17 Maret 2026

    Sempat Terhenti lantaran Hujan, Baim Tampil Dua Kali Mainkan Biola di Riak Ramadhan Ciamis


    Bulan suci Ramadan tahun 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026, membawa kesan tersendiri untuk Ibrahim Habib Al-Azzam (11), talenta belia asal Kabupaten Ciamis. Tak hanya ikut menjalankan kewajiban berpuasa di bulan suci, dan mengikuti berbagai agenda kegiatan di sekolah maupun lingkungan rumah, Baim–sapaan akrabnya, juga ikut memeriahkan event Riak Ramadhan yang digelar di pusat kota Ciamis.

    Tak hanya sekali, Baim ‘terpaksa’ tampil dua kali membawakan lagu dengan biolanya. Penampilan pertama Baim berlangsung pada Senin (9/3/2026) di lokasi panggung terbuka R2 (Riak Ramadhan) di Alun-alun Ciamis.

    Namun, sayangnya penampilan pertama ini tak berjalan sesuai rencana. Saat Baim baru saja tampil, seusai acara dibuka oleh MC, hujan mengguyur kawasan Alun-alun Ciamis. Hujan menyebabkan kendala teknis, musik pengiring ‘loncat-loncat’, sehingga Baim terpaksa menghentikan penampilannya saat membawakan lagu “Shalawat Jibril”.


    “Baim juga tidak bisa dipaksakan terus tampil, sebab biola rentan, kuatir kenapa-kenapa kalau dilanjutkan,” ungkap Lusi, manajer sekaligus ibunda Baim.

    Kabar baik, Baim mendapat kesempatan kedua untuk tampil di acara R2 tersebut. Senin (16/3/2026), siswa SDN 7 Ciamis peraih predikat Jajaka Alit Jawa Barat 2025 tersebut akhirnya tampil kembali dengan biolanya. Kali ini, Baim membawakan lagu “Golden Hours” yang sudah dipersiapkannya dengan latihan intensif beberapa waktu sebelumnya.

    Persiapan Baim, ujar Lusi, tak terlepas dari dukungan Jeje, coach yang dengan setia terus melatih model cilik berbakat tersebut dalam bermain biola. Dukungan sang pelatih bahkan ditunjukkan dengan kehadiaran pada saat Baim tampil.


    Baim yang pernah meraih penghargaan dari Dispar Ciamis sebagai Duta Pariwisata Anak Jawa Barat, berharap dapat terus mengharumkan nama Tatar Galuh pada berbagai event yang diikutinya.

    Meski sebentar lagi Baim akan beranjak masuk ke dalam kategori remaja, konsistensi Putera Kebudayaan Anak Indonesia 2025 tersebut dalam mengangkat nama Kabupaten Ciamis tak akan berubah. Selama ini, pengunaan batik Ciamis, misalnya, selalu melekat pada penampilan Baim dalam berbagai lomba yang diikutinya.

    “Saat ini sedang fokus menghadapi ujian sekolah, dan masih menimbang-nimbang sekolah yang cocok untuk Baim, baik untuk bakatnya maupun akademiknya,” pungkas Lusi.

    Editor: @ciamisnulis

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi