Pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di jalur nasional Ciamis-Tasikmalaya, kembali terjadi pada hari Minggu (12/4/2026) pukul 2.15 WIB, tepatnya di dekat Jembatan Cimari, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis.
Peristiwa ini menimpa sebuah kendaraan berjenis Toyota HiAce yang dikemudikan oleh Andi Firmansyah dan sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Pesantren Al Hasan Ciamis. Bersama Andi, dua orang penumpang duduk di samping kursi pengemudi, yakni Nizar Muhammad Fasya dan Asep Sunandar.
Saat sedang melintas di lokasi kejadian, dua orang pelaku yang berboncengan di atas sepeda motor tiba-tiba melakukan pelemparan dengan menggunakan batu berukuran cukup besar. Akibat pelemparan tersebut, kaca bagian depan kendaraan Toyota HiAce pecah dihantam batu.
Salah satu penumpang, Nizar, menduga aksi berbahaya ini sudah disiapkan sebelumnya oleh para pelaku, dengan menyasar korban secara acak.
“Ini seperti sengaja dilakukan, kemungkinan (memilih korban secara) random, terhadap siapa saja yang lewat. Kami yang menjadi korban,” ungkapnya.
Dikatakannya, para pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan pelemparan. Nizar dan kedua rekannya tidak sempat melakukan pengejaran, mempertimbangkan juga kondisi jalan yang sedang sepi. Ia menganggap para pelaku memang dalam kondisi ‘tidak bertanggung jawab’.
“Kejadian ini sangat disayangkan, karena bukan hanya merusak kendaraan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” imbuh Nizar.
Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi semua pengguna jalan, dan selalu mengedepankan etika serta tanggung jawab saat sedang berkendaraan.
CIAMIS.info mencatat kejadian ini sebagai pengulangan peristiwa serupa. Sebelumnya, sempat dilaporkan beberapa kejadian pelemparan terhadap kendaraan di wilayah Ciamis, di antaranya berikut ini:
Jumat (14/4/2023), korban Annisa menyampaikan terjadinya pelemparan terhadap kendaraan yang ditumpanginya. Saat itu ia sedang bersama keluarganya menuju ke arah Tasikmalaya. Pelemparan terjadi pada Kamis (13/4/2023) sekitar pukul 23.30 WIB, menjelang tengah malam, berlokasi di sekitar Imbanagara, dekat pasar ikan. Akibat kejadian ini, kaca mobil pecah dan pelaku tidak ditemukan.
Senin (8/9/2025), warganet Tiar mengungkapkan telah terjadi pelemparan terhadap truk pengangkut ayam di jalur Cikoneng-Sindangkasih, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, oleh para pelaku yang menggunakan sepeda motor. Tidak ada korban luka, tetapi kaca depan truk pecah. Driver memutuskan tidak melapor, dan tetap melaju ke Bandung karena harus mengirim muatan. Tiar menyebut, temannya sudah dua kali mengalami pelemparan.
Selain menimbulkan keprihatinan, kejadian ini kembali menjadi pengingat untuk memberikan apresiasi serta dorong spirit untuk pihak kepolisian dalam meningkatkan pengamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan.
Source: @nizar_muhammad_fasya, data CIAMIS.info
Editor: @ciamisnulis

Medsos