• FYI

    29 Januari 2020

    BPS Targetkan 30% Warga Ciamis Ikut Sensus Penduduk Online, Sudah Siapkah Anda Berpartisipasi?


    BPS Kabupaten Ciamis, sebagaimana kantor BPS di seluruh Indonesia, sedang menghadapi agenda kerja besar. Setelah berbulan-bulan melaksanakan sosialisasi dan penyebaran informasi tentang SP 2020 (Sensus Penduduk 2020), kini kegiatan tersebut sudah berada di ambang mata.

    SP 2020 merupakan agenda sepuluh tahunan yang bertujuan menyediakan data jumlah penduduk, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju satu data kependudukan Indonesia.

    Kegiatan tersebut akan menggunakan dua cara, yakni SPO (Sensus Penduduk Online) yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari - 31 Maret 2020, serta Sensus Penduduk Wawancara yang akan berlangsung pada bulan Juli 2020.

    SPO akan menjadi momen penting dan bersejarah bagi Indonesia, sebab metoda online ini merupakan yang pertama kali diadakan sejak sensus penduduk digelar pasca kemerdekaan RI, yaitu pada tahun 1961. Sensus penduduk pada pelaksanaan sebelum ini, selalu dilaksanakan secara konvensional melalui kunjungan langsung petugas ke rumah penduduk.

    SPO akan dilaksanakan dengan metoda kombinasi (combine method), melibatkan penggunaan data adminduk dari Ditjen Dukcapil, ditambah pendataan lapangan melalui sensus penduduk wawancara. Selain itu, warga negara juga diajak untuk secara mandiri ‘mensensus’ dirinya sendiri, dengan cara mengisi data diri melalui link: https://sensus.bps.go.id. Pendataan mandiri atau self enumeration seperti ini sudah diterapkan di banyak negara maju dan direkomendasikan PBB.

    “Target kita 30% masyarakat berpartisipasi di SP Online,” tutur Dadang Darmansyah, Kepala Seksi Distribusi BPS Kabupaten Ciamis, “tetapi kita belum sepenuhnya men-deliver info sensus penduduk ke seluruh masyarakat. Harapannya, lewat media online bisa membantu tersebarnya informasi ini.”


    Tantangan terbesar SPO adalah participant rate atau partisipasi masyarakat. Mengingat hal tersebut, dibutuhkan penyampaian informasi secara luas kepada masyarakat, karena sensus online merupakan hal yang relatif masih baru.

    Kesadaran dan partisipasi masyarakat yang tinggi akan sangat dibutuhkan agar menghasilkan data serta informasi kependudukan yang akurat. Hasil SPO tersebut akan memberi dampak yang luas, bersifat nasional dan lintas sektoral. Data yang berkualitas menjadi pijakan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.

    Mengingat hal tersebut, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga yang paling bawah, dalam menyampaikan informasi SP 2020 dan memobilisasi partisipasi masyarakat akan sangat mendukung keberhasilan SPO. Dalam koridor tersebut, BPS Kabupaten Ciamis melakukan sosialisasi secara marathon, bekerja sama dengan berbagai pihak.

    “Tantangan dalam rangka sosialisasi ini, yang pasti luasnya jangkauan wilayah Kabupaten Ciamis dengan 27 kecamatan dan Kabupaten Pangandaran dengan 10 kecamatan, serta sekitar 1,4 juta penduduk Ciamis dan 400 ribuan penduduk Pangandaran,” tambah Dadang.

    Masyarakat yang memiliki akses internet, baik akses pribadi maupun di desa, diharapkan dapat memaksimalkan diri untuk berpartisipasi mengisi data diri secara mandiri di SP Online pada saatnya, yaitu 15 Februari - 31 Maret 2020.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi