• FYI

    27 September 2021

    Sambut Berdirinya IDI Pangandaran, Bupati Ciamis: Dokter Ciamis dan Pangandaran adalah Kesatuan Persaudaraan yang Utuh


    Wacana pembentukan organisasi profesi IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Cabang Kabupaten Pangandaran akhirnya menjadi kenyataan dengan digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Ciamis pada hari Minggu (26/9/2021), bertempat di Hotel Horizon Palma, Pangandaran, Jawa Barat. Sebelum resmi dibentuk menjadi cabang yang mandiri, IDI Pangandaran adalah IDI Cabang Ciamis Korwil Pangandaran.

    Muscab yang diselenggarakan khusus dalam rangka pembentukan IDI Cabang Pangandaran tersebut bertajuk “Revitalisasi Nilai Silaturahmi Keanggotaan IDI yang Kuat dan Harmonis untuk Ikut Membangun Kemandirian dan Meningkatkan Ketahanan Bangsa” dan dihadiri oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya beserta jajaran, Bupati Pangandaran beserta jajaran, Pengurus IDI Jawa Barat, serta anggota IDI Ciamis.

    Sejak berdirinya Kabupaten Pangandaran sebagai pemekaran dari Kabupaten Ciamis pada tahun 2012, wacana pembentukan berbagai organisasi profesi, termasuk IDI, turut bergulir. Kini, IDI Pangandaran dinilai sudah layak berdiri sebab jumlah dokter di wilayah tersebut sudah memenuhi kriteria untuk mendirikan cabang sendiri.

    Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pemekaran IDI Cabang Ciamis Korwil Pangandaran menjadi IDI Cabang Pangandaran.


    Bupati Herdiat menyebut keberadaan para dokter sebagai tenaga profesional yang menjadi tulang punggung keselamatan dan kesehatan bangsa, dan salah satu unsur anak bangsa yang bertanggung jawab atas keberhasilan negara melalui ujian pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir 2 tahun lamanya.

    “Tuntutan profesi yang begitu berat membutuhkan wadah yang menjadi pemersatu, saling menguatkan, saling mendukung, dan ini menjadi fungsi utama organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia,” tuturnya.

    Bupati Herdiat menyampaikan dukungannya atas pemekaran IDI Ciamis Korwil Pangandaran menjadi IDI Cabang Pangandaran. Diungkapkannya, pemekaran ini dilakukan demi efisiensi, pengembangan potensi, dan pelaksanaan kewajiban yang diemban. Terlebih, pada masa pandemi yang menuntut organisasi meminimalisir mobilisasi.

    Bupati Herdiat mengingatkan, meskipun secara kepengurusan nantinya IDI Pangandaran sudah terpisah dari IDI Ciamis, tetapi dokter Ciamis dan Pangandaran adalah satu kesatuan persaudaraan yang utuh dan tidak bisa dipisahkan. Terlebih, para dokter memperlakukan teman sejawat seperti saudara kandung sebagaimana terucap dalam Sumpah Hipokrates (Sumpah Dokter Indonesia).

    Bupati Herdiat juga menyampaikan komitmen dukungan agar IDI Cabang Pangandaran dapat sah berdiri secara de jure, yakni dengan turunnya surat keputusan dari Pengurus Besar IDI.

    Sumber: @ciamisidi
    Editor:@ciamis.info

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Sejarah

    Fiksi

    Inspirasi